Seorang pasien menunjukkan tanda-tanda kekurangan protein

Suatu peralihan yang ada hubungannya dengan pemikiran ilmiah bersumber dari pengertian bagaimana protein dan energi makanan berinteraksi dalam tubuh. Kedua-duanya bersifat esensial bagi pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh, tapi jika tubuh kekurangan kalori, protein yang tersedia dimanfaatkan secara menyedihkan dan boleh jadi dibakar sebagai energi buat mengimbangi kekurangan yang terjadi. Dengan demikian, masalah yang sesungguhnya barangkali lebih rumit – kekurangan energi atau protein atau kedua-duanya. (Sehubungan dengan kemungkinan adanya¬†obat tradisional untuk diabetes basah interaksi protein dengan energi ini, para dokter biasanya menggunakan istilah umum “salah-nutrisi dalam protein dan kalori¬† guna mengacu kepada nutrisi rendah dari orang miskin).

proteine

Dari tahun 1950 hingga tahun 1970, taksiran resmi mengentai luasnya nutrisi rendah di dunia menurun secara ajeg (konsisten). Tak seorang pun yang bisa menyatakan berapa banyak dari penurunan itu yang sungguh-sungguh mencerminkan peningkatan nutrisi, dan seberapa banyak yang mencerminkan perubahan definisi serta peningkatan metode-metode statistik. Ketiga faktor ini barangkali berperan sekaligus. Para peneliti dalam organisasi Pertanian dan Makanan Sedunia serta Departemen Pertanian AS yang melaksanakan beberapa penelitian sedunia dalan tiga dasawarsa pertama setelah perang Dunia II semuanya sampai pada kesimpulan yang sama: hampir separoh dari umat manusia menderita kekurangan protein atau kalori atau kedua-duanya. Namun, semua perkiraan ini didasarkan pada asumsi yang masih bisa dipertanyakan dalam hal kebutuhan-kebutuhan konsumsi, dan sebagian besarnya bersandar pada rata-rata konsumsi pangan nasional yang mengabaikan keragaman daerah dari segi kebiasaan makan dan pendapatan.

Dalam persiapan Konperensi Pangan Sedunia tahun 1974, Perserikatan Bangsa-Bangsa mengadakan penilaian kembali atas keadaan nutrisi dunia dengan menggunakan pandanganpandangan terakhir mengenai kebutuhan nutrisi dan untuk pertama kalinya memperhitungkan negara-negara kaya d.an miskin. Telah ini menunjukkan bahwa 460 juta orang – atau satu dari tiap enam orang yang tercakup dalam penelitian itu mengalami nutrisi rendah semenjak tahun 1970 Sayangnya, telaah PBB tersebut tidak mampun menyediakan data-data dari Tiongkok, Korea Utara, dan negeri yang ketika itu masih bernama Vietnam Utara. Tapi para peninjau umumnya merasa bahwa nutrisi yang keliwat rendah tak banyak terdapat di negara-negara tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *