Penggunaan tembakau serta berbagai pola menu jauh lebih sulit diatasi dengan peraturan pemerintah

Dalam memilih gaya hidup, tiap orang memerlukan waktu yang panjang guna menentukan kemungkinan-kemungkinan mereka terserang kanker. Menurut Dr. John Higginson, Direktur Badan Riset Kanker Internasional, seorang pria di suatu negara maju ‘, yang tinggal di pedalaman, tidak merokok, makan dan minum secara bijak, dan mengurangi keseringannya terkena sinar matahari, bisa mengurangi kemungkinannya terkena kanker 30-40 persen atau lebih, tergantung di negara mana dia berada. Angka-angka padanan bagi wanita sedikit lebih kurang. Akan tetapi pemerintah bisa mempengaruhi kebiasaan tiap orang dan karenanya bertanggungjawab untuk memanfaatkan pengaruhnya semaksimal mungkin.

tembUntuk berbuat demikian, pemerintah bisa berusaha hingga semua warganya memahami resiko dari masing-masing gaya hidup, dan dengan demikian memungkinkan tiap warga memilih gaya hidupnya sebebas mungkin, meskipun ia berhadapan dengan suatu iklim kemasyarakatan yang disetir oleh jutaan pesan komersial yang umumnya tidaklah mengacuhkan pertimbangan kesehatan. Pemerintah bisa menarik subsidinya dari produksi-produksi yang tidak sehat seperti tembakau, mengubah peraturan-peraturan yang mempengaruhi pola-pola menu, dan mempengaruhi perkembangan berbagai lembaga yang merangsang atau menghalangi kebiasaan-kebiasaan yang berbahaya. Jika kebiasaan merokok dikurangi, jika makan diatur berdasarkan pengetahuan kita mengenai kanker, jika lebih banyak bahan kimia yang diuji potensi karsinogennya, dan jika penggunaan agen-agen yang lebih mencurigakan dikurangi, jumlah penderita kanker akan bisa dikekang.

Dr. John Cairns mengkalkulasikan bahwa “kalau langkah-langkah kesehatan masyarakat yang tepat dilaksanakan di seluruh dunia guna mengurangi jumlah penderita kanker ke tingkat paling rendah, jumlah penderita kanker keseluruhannya setidak-tidaknya bisa dikurangi sepuluh kali lipat. Itu kira-kira seimbang dengan pengurangan mortalitas akibat bermacam penyakit menular yang telah dicapai dalam limapuluh tahun terakhir.” Kalkulasi Cairns menampilkan suatu dispensasi baru, yakni suatu dunia ideal di mana boleh dikata tiap penyebab kanker dari lingkungan bisa diidentifikasi atau ditiadakan dari kehidupan umat manusia. Tentu saja, idealisme demikian tetap bersifat khayal. Pengalaman membuktikan bahwa kebiasaan-kebiasaan yang merusak diri sendiri seperti merokok akan bisa bertahan sekalipun berhadapan dengan bukti-bukti ilmu pengetahuan yang paling jelas sekalipun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *