MENGUJI GERAKAN TULANG BELAKANG

Kerusakan pada persendian antara ruas2 tulang belakang akan membatasi motilitasnya. Fraktur kompresi, “whiplash lesion,,, hernia nukleus pulposus, spondilitis tuberkuiosa dan spondilitis ankilopoetika, spondilolistesis, osteoartritis, osteoporosis, lumbago bahkan tumor di dalam kanalis vertebralis, menyebabkan terbatasnya motil itas tulang belakang. Memeriksa motilitas dilakukan sebagai berikut. Pasien diperiksa sambil berdiri dan pemeriksa berada di belakang pasien.

Bagian servikalis diperiksa waktu pasien menganggukkan dan menengadahkan kepalanya. Waktu kepala dianggukkan kurvatur servikalis hilang sama sekali dan waktu kepala ditengadahkan lordosis servikal is diperhebat. Apabila ada artrosis deformans leher tidak bisa digerak2kan seperti terlukis di atas. Lagi pula perasa seperti “disetroom” bisa timbul pada lengan. Tanda Lhermitte ini dijumpai juga pada hernia nukleus pulposus dan penyempitan f oramen intervertebral is servi kal is. Motilitas tulang belakang bagian torakalis dan lumbalis diperiksa dengan meminta pasien membungkuk ke depan se-jauh2nya dan pada waktu badan pasien dibungkukkan ke depan jarak antar prosesus spinosus menjadi lebih besar.

Sebaliknya waktu badan membungkuk ke belakang jarak itu menjadi kecil. Hal ini terdapat pada tulang belakang yang motilitasnya baik. Sebaliknya pada suatu proses yang menimbulkan nyeri sekitar tulang belakang. motilitas tulang belakang menjadi terbatas. Misalnya pada hernia nukleus pulposus lumbalis. Waktu pasien membungkuk, tampak bahwa seluruh tulang2 lumbalis ditegangkan. Penderita membungkukkan badannya di sendi panggul, sedangkan seluruh daerah lumbalis tulang belakang menunjukkan fiksasi, yaitu posisi tulang2 prosesus spinosus lumbalis tidak berubah waktu pasien membungkukkan badannya ke belakang atau ke depan.

Fiksasi tampak iuga pada gibus dan pada segala lesi pada tulang belakang (fraktur, proses osteolitik). Fiksasi dapat diperlihatkan iuga waktu pasien membungkukkan badannya ke samping. Pada lumbago dan infeksi sendi sakro-iliaka pergerakan ini tidak dapat dikerjakan. Osteoporosis senilis, umumnya terdapat pada tulang belakang torakalis namun demikian jika Anda sedang mengidap penyait diabetes melitus Anda perlu mengetahui informasi terbaik seputar cara mengatasi penyakit diabetes rekomendasi ribuan dokter senior dunia ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *