Ada bukti bahwa sel-sel penekan mengandung reseptor untuk Fc y (misalnya IgG Fc)

Reseptor pembantu untuk Fc p yang mungkin ada hubungan dengan obat kencing manis yang alami daya penekanan imun antibodi IgG yang digambarkan di atas dan efek perangsang dari IgM seperti yang dilaporkan oleh Henry dan Jerne. Keruwetan lebih lanjut dapat berasal dari kemungkinan bahwa limfosit-T dapat ditekan oleh sel-T lainnya dan juga oleh sel-B. Akhirnya harus pula disebutkan fakta bahwa penentu idiotipe pada suatu antibodi dapat mencetuskan suatu respons anti-idiotipe yang akan membatasi berkembangnya klon penghasil antibodi. Ini menyebabkan Jerne mengusulkan suatu konsep yang sangat penting bahwa limfosit dan antibodinya merupakan suatu rangka yang saling berhubungan-berdasarkan pengenalan idiotipe pada satu limfosit oleh lain limfosit atau antibodi. Gambar 3.25 merupakan suaru ringkasan dari faktor-faktor urama yang sekarang diperkirakan mqngarur sinresa antibodi.

Toleransi Imunologik

WAKTU LAHIR

7210Lebih 20 tahun yang lalu Owen melakukan suatu observasi yang menggugah perasaan ingin tahu kita bahwa hewan kembar iidaf identik (dizigotik), yang bersama memakai sirkulasi plasenta dan yang sirkulasinya dengan demikian saling berhubungan, akan tumbuh dengan sejumlah sel darah merah dari saudara kembarnya dalam darahnya; bila mereka tidak memakai bersama sirkulasi plasenta, sel darah merah dari saudara kembar yang disuntikkan pada waktu.dewasa dengan segera akan dirusak melalui suatu respons imunologik. Berdasarkan penemuan ini maka Burnet mendapatkan ide bahwa calon antigen yang mencapai sel-sel limfoid selama -asa perkembangan imunologiknya yang belum matang, dalam masa perinatal, dapat melalui sesuatu cara menekan secara khusus tiap respons yang akan timbul terhadap antigen itu bila binatang telsebui mencapai kematangan imunologik.

Dianggapnya hal ini dapat merupakan suaru cara untuk menimbulkan keidaan tidak bereaksi terhadap bagian-bagian tubuh sendiri (“diri sendiri,,) dan dengan demikian memungkinkan sel-sel limfoii untuk dapat membedafan antara “diri sendiri” dan “zat asing”. Atas dasar ini maka setiap sel asing yang masuk tubuh dalam masa perinatal dapat menipu binatang tersebut untuk memperlakukan sel asing itu-sebagai-ko-porrei tubuh sendiri kelak kemudian hari. Penelitian-penelitian Medawar dan kawan-kawannya menunjukkan bahwa toleransi imunologik atau keadaan tidak bereaksi dapat ditimbulkan secara buatan mela]ui jalan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *