menghilangnya lordosis lumbal merupakan tanda yang penting bagi hernia nukleus pulsosus

Tetapi keadaan itu bisa juga’ terdapat pada orang2 yang lumpuh sejak masa anak2 akibat poliomielitis, atau yang tungkainya pendek sebelah akibat trauma dan yang telah mengalami torakoplastik atau pneumektomi atau yang mempunyai deformitas pada pelvisnya. Skoliosis yang sering mempunyai hubungan dengan kelainan organik ialah skoliosis di daerah lumbal dan umumnya disertai oleh lordosis lumbal yang …

MENGUJI GERAKAN TULANG BELAKANG

Kerusakan pada persendian antara ruas2 tulang belakang akan membatasi motilitasnya. Fraktur kompresi, “whiplash lesion,,, hernia nukleus pulposus, spondilitis tuberkuiosa dan spondilitis ankilopoetika, spondilolistesis, osteoartritis, osteoporosis, lumbago bahkan tumor di dalam kanalis vertebralis, menyebabkan terbatasnya motil itas tulang belakang. Memeriksa motilitas dilakukan sebagai berikut. Pasien diperiksa sambil berdiri dan pemeriksa berada di belakang pasien. Bagian servikalis …

PALPASI DAN PERKUSI TULANG BELAKANG

Dengan palpasi dapat kita menentuKan ketidakrataan pada garis tuiang belakang yang tersusun oleh sederetan prosesus spinosus. Untuk melakukan pemeriksaan ini si pemeriksa meletakkan telapak jari telunjuknya pada prosesus spinosus lalu sambil menekan,iari telunjuk itu digeserkan ke bawah. Perasa seperti meraba bagian2 tasbih dapat dialami oleh telapak jari telunjuk itu. Prosesus spinosus akan terasa seperti penonjolan …

Di lndonesia 70 – 80% dari seluruh energi untuk keperluan tubuh berasal dari karbohidrat

Semakin rendah tingkat ekonominya, semakin tinggilah persentase enersi tersebut berasal dari karbohidrat, karena enersi dari karbohidrat termasuk yang paling murah. Masyarakat yang mengalami kemajuan dalam tingkat ekonominya, menunjuk pergeseran sumber enersi ini dari karbohidrat ke arah protein dan lemak. Dinegara-negara masyarakatnya mempunyai tingkat ekonomi yang tinggi, jumlah enersi di dalam makanan dapat mencapai40 – 50 …

karbohidrat melalui bentuk metabolite tertentu berfungsi sebagai bahan detoksifikasi

Dikonjugasikan dengan zat yang bersifat toksik, hasil metabolisma tubuh, sehingga meniadakan toksisitasnya. Dalam bentuk terkonjugasi tersebut kemudian diekskresikan, umumnya melalui ginjal di dalam urine. Akhirnya, karbohidrat yang tidak dapat dicerna dan tidak dipecah oleh mikroflora usus, memberikan massa kepada tinja dan diekskresikan. Kebutuhan akan Karbohidrat. Kebutuhan tubuh akan karbohidrat diperhitungkan akan fungsinya sebagai penghasil enersi. …

Fungsi karbohidrat di dalam sel terutama sebagai penghasil energi

Karbohidrat didalam tubuh yang mengalami metabolisma untuk enersi, melalui bentuk glukosa. Jalui katabolisma glukosa merarui dua phase, iarah phase anaerobik yang disebut jalur Embden-Meyerhoff, dan phase aerobik yang disebut Siklus KREBS (siklus asam sitrat, siklus asam trikarboksilat). Kedua jalur tersebut terlihat pada Bagan 4, halaman 188. Hasil akhir dari pengubahan karbohidrat menjadi enersi iarah ADENOSINE …

Mengenai mekanisme penyerapan akfip diajukan teori adanya suatu zat “transport carrie’’

Yang mengikat zat yang diserap dan memasukkannya ke dalam sel ephitel usus, tetapi sebegitu jauh belum pernah dilaporkan adanya carriertersebutyang telah dapat diisolasi dan dimurnikan. Duodenum manusia sanggup menyerap 10 gram glukosa dalam satu jam. Kecepatan diserap monosakarida tidaklah sama, bila glukosa diberi nilai 100, maka galaktosa bernilai 110, sedangkan fruktosa hanya bernilai43 (CORI). Absorpsi …

Di dalam cairan sekresi lambung tidak ada enzim yang memecah karbohidrat

Kalau makanan terdiri atas karbohidrat saja, akan tinggal di dalam gaster sebentar atau kurang dari dua jam, dan segera diteruskan ke dalam duodenum. Protein tinggal di dalam gaster lebih lama dan lemak yang paling lama. Karena itu, hidangan karbohidrat akan lebih cepat menimbulkan rasa lapar kembali, dibandingkan dengan hidangan protein, sedangkan hidangan lemak tinggal paling lama …

Di dalam gaster bolus menjadi semakin encer (menjadi chymus)

Pintu ini menutup dan membuka secara otomatis, diatur oleh derajat keasaman (pH) isi gaster dan isi duodenum. Di dalam duodenum chymus dicampur dengan tiga jenis hasil sekresi, yaitu sekresi pancreas, sekresi mukosa duodenum dan sekresi empedu yang dihasilkan oleh sel-sel hati. Dari ketiga jenis sekresi itu, empedu tidak mengandung enzim pencernaan, tetapi masih berperan-serta mempermudah …